4 Posisi Ideal Mencapai Orgasme

Masih ingat istilah yang berlaku di kalangan anak sekolah, “posisi menentukan prestasi?”, dalam hubungan seks ternyata berlaku istilah serupa, yakni, “posisi menentukan kepuasan”. Lalu posisi seperti apa saja yang bisa memacu seorang wanita untuk mencapai orgasme? Penulis buku Female Ejaculation and the G-Spot, Deborah Sundahl, menyarankan untuk mencoba empat posisi berikut:

Modifikasi posisi missionari
Anda mungkin sudah mencoba posisi standar missionari position sebelumnya. Sayangnya dengan posisi pria di atas ini kita akan lebih sulit mencapai orgasme, karena pada posisi ini pria yang memegang kendali.

Lakukan sedikit modifikasi dalam melakukan posisi ini. Berbaringlah terlentang dan letakkan kedua kaki di pundak pasangan. Dengan posisi ini, klitoris akan lebih mudah terstimulasi, hingga akhirnya mencapai orgasme. Selain itu si dia juga akan leluasa mengeksplorasi bagian G-Spot Anda, dan rasakan sendiri sensasinya.

Lidah dan Tangan, Yummy..
Banyak wanita yang mengaku lebih mudah mencapai orgasme lewat seks oral daripada lewat penetrasi. Tuntun si dia untuk “mendaya gunakan” lidahnya agar kepuasan seksual Anda tercapai.

Selain daerah klitoris, mintalah si dia untuk mengeksplorasi bagian-bagian di sekitarnya, seperti saluran uretha dan vagina dengan lidahnya. Lakukan perlahan, sehingga Anda bisa lebih rileks dan lebih lama merasakan sensasinya. Ketika Anda merasa sangat terangsang, minta si dia untuk memasukkan jarinya dengan lembut sambil menyentuh bagian G-Spot. Rangsangan-rangsangan tersebut akan membuat Anda siap merasakan orgasme.

Duduk dan berdiri
Jangan lupakan kontak mata dengan pasangan saat melakukan hubungan intim. Agar lebih leluasa menatap wajahnya, cobalah sesekali bercinta dengan posisi Anda duduk dan ia berdiri. Jika memungkinkan gunakan bangku tinggi atau duduk di bibir meja. Posisi ini sangat cocok untuk melakukan penetrasi dalam dan stimulasi yang intens pada bagian G-Spot. Selain kontak mata, Anda berdua juga lebih mudah untuk berkomunikasi.

Berdiri dari belakang
Posisi ini agak sedikit sama dengan posisi terkenal “doggy style”, yakni penetrasi dilakukan dari belakang. Namun jika posisinya diubah dengan berdiri, Anda akan merasakan sensasi yang lebih besar dari posisi doggy style. Gerakan pasangan akan mendorong langsung mengenai bagian G-Spot, dan stimulasi seperti itu yang sebenarnya Anda butuhkan.

Sedikit tips untuk posisi ini, sebelum penetrasi sebaiknya bagian G-Spot sudah dirangsang sebelumnya. Komunikasikan pada pasangan jika gerakannya terlalu pelan atau terlalu cepat. Si dia mungkin perlu mengetahui titik mana yang paling sentitif, jadi jangan tutup mulut Anda…

2 Responses so far »

  1. 1

    isekaikan said,

    bagaimana dengan gaya 69??? Suami saya lebih suka dengan gaya begitu karna suami nakal.

  2. 2

    pooh said,

    saya butuh waktu lm buat orgasme


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: