January 2, 2009
· Filed under Seks
DALAM hal tertentu, tubuh manusia tak berbeda dengan mesin. Keterampilan seksual tak hanya tergantung pada kebugaran fisik, melainkan juga pikiran dan sikap mentalnya yang dapat dilatih.
Menurut Graham Masterton dalam bukunya Wild in Bed Together, kinerja puncak seks adalah 10 persen kemampuan fisik, 20 persen pengalaman dan pengetahuan, serta 60 persen kontrol mental. Pikiran sadar memang dibutuhkan agar dapat ereksi. Namun, jika pria dapat melatih dirinya, yang didapatkan adalah pertahanan konsentrasinya agar dapat ereksi dengan baik. Untuk itu, Graham Masterson memberikan beberapa kiat yang dapat dicoba.
1. Jangan gugup
Bila bercinta, jangan terlalu mengkhawatirkan diri apakah bisa ereksi atau tidak. Anda tak perlu mempercayai apa pun untuk membuktikan kejantanan dengan tidak bisa ereksi. Ingatlah, wanita sebetulnya paham bahwa pria tak selalu bisa ereksi. Mereka hanya tidak enak dengan pria yang selalu tak bisa ereksi.
2. Jangan pikirkan ereksi saja
Lebih baik pikirkan saja bagaimana caranya memuaskan pasangan, misalnya mengetahui bagian mana dari pasangan yang paling suka disentuh.
3. Ajak pasangan untuk membantu
Kesulitan hendaknya dibagi dengan pasangan Anda. Jangan minta maaf dan cari alasan karena itu bukan semata kesalahan Anda. Hal ini sama dengan tugas pasangan merangsang Anda sebelum bersetubuh.
4. Jangan terburu-buru
Janganlah terburu-buru memasukkan penis ke dalam vagina karena berpikir mumpung ereksi agar jangan lemas lagi. Cara ini malah hanya menambah kecemasan dan meningkatkan peluang Anda untuk lemas lagi.
Bahkan, yang paling gawat, dengan melakukan segalanya secara terburu-buru, Anda dapat mengalami ejakulasi prematur. Akan lebih baik Anda melakukannya pelan-pelan saja dan teruskan berpikir bagaimana memberi kesenangan kepada pasangan sebaik mungkin.
Selamat mencoba!
January 2, 2009
· Filed under Seks · Tagged jari tangan, sensasi
SENSASI kenikmatan dalam sebuah “pertempuran” tak pernah lepas dari jemari tangan kaum adam. Pasalnya setiap wanita merasa dimanjakan oleh sentuhan tangan pasangannya. Bahkan dalam setiap foreplay, sensasi seperti inilah yang selalu dinanti oleh kaum hawa.
Meskipun dapat menghantarkan sensasi menggoda, tentu diperlukan teknik khusus agar gerakan jemari tangan tidak terasa membosankan. Dengan begitu Anda dan pasangan dapat merasakan indahnya “pertempuran” hingga ke puncak kenikmatan.
Seperti dikutip dari Askmen, Senin (29/12/2008), agar Anda dapat memberikan sensasi kenikmatan melalui jemari tangan, ada beberapa hal yang perlu diperhataikan. Antara lain:
Gerakan sensual hingga cepat
Setiap wanita tentu menginginkan rangsangan sensual dari pasangannya, baik berupa sentuhan, ciuman, hingga gerakan nakal. Sebab melalui rangsangan-rangsangan tersebut dapat membuat wanita terpana dan menikmati setiap detik “pertempuran” yang berlangsung.
Untuk menciptakan sensasi yang luar biasa, Anda dapat menggunakan jemari tangan dan mengawalinya dengan gerakan sensual hingga gerakan cepat. Dijamin suasana “pertempuran” pun kian memanas.
Sentuhan di area klitoris
Sebuah “pertempuran” terasa kurang lengkap tanpa dibumbui sensasi di sekitar area klitoris. Sebab sensasi tersebut selalu menarik perhatian wanita.
Kaum hawa akan merasa dimanjakan ketika pasangannya memberikan sensasi nakal di area khusus tubuhnya itu.
Gerakan nakal jari tengah
Dalam “pertempuran” yang tengah berlansung, jari tengah dapat mendatangkan kenikmatan tiada tara bagi setiap wanita. Bahkan saat Anda memainkan jari tengah, tak hanya membuat si dia bosan dengan foreplay, tapi juga mampu membuatnya kembali bersemangat dan bergairah. (nsa)
January 2, 2009
· Filed under Perempuan
TAHUN 2009 baru saja dimulai, keinginan wanita untuk selalu tampil cantik tidak pernah surut. Bahkan, tren terkini yang melanda kaum hawa ialah rela merogoh kocek yang banyak untuk melakukan operasi plastik.
Operasi plastik merupakan salah satu cara yang ditempuh untuk membantu para wanita “mengembalikan” rasa percaya dirinya.
Seperti dilaporkan dari Harley Medical Group yang dikutip dari The Sun, Jumat (2/1/2009), mereka yang ingin menghilangkan lipatan perut naik menjadi 54 persen, sementara untuk operasi hidung naik hingga 40 persen. Wanita yang ingin melakukan liposuction dan operasi payudara pun meningkat hingga 27 persen.
Tak hanya wanita yang berani mengembalikan rasa percaya diri dengan pisau bedah, pria pun berani melakukannya. Terbukti, sebanyak 17,5 persen pria dari seluruh pasien berani melakukan operasi plastik. (nsa)
January 2, 2009
· Filed under Uncategorized
AJANG bercinta menjadi cara tepat untuk merekatkan dan menghangatkan kembali sebuah hubungan. Namun sebelum memulai, tentu diperlukan bahasa tubuh agar pasangan semakin tertarik untuk menikmati indahnya sebuah “pertempuran”.
Seperti dikutip dari Askmen, Kamis (1/1/2009), ajang bercinta akan terasa lebih menggelora saat bahasa tubuh Anda mampu menarik pasangan. Untuk mengobarkan gairah cinta, ada beberapa bahasa tubuh yang dapat dilakukan. Antara lain:
Desahan dan suara napas menggoda
Desahan atau suara napas yang menggoda dapat menjadi salah satu pemikat pasangan saat berada di atas ranjang. Melalui langkah ini dapat memanaskan suasana “pertempuran” sehingga pasangan semakin tertarik untuk lebih lama bercinta.
Sentuhan memikat di area genital
Tanpa sentuhan dan kecupan mesra di organ intim wanita, mereka sering merasa sebuah “pertempuran” kurang memikat.
Oleh karena itu, agar Anda dapat membuat si dia mabuk kepayang sebaiknya berikan sentuhan dan kecupan mesra agar menjadi bagian yang penting saat berlangsungnya “pertempuran”.
Pelukan hangat
Salah satu bahasa tubuh yang wajib ada dalam sebuah “pertempuran” adalah pelukan hangat. Tak hanya akan membuat pasangan lebih bersemangat, pelukan dapat menjadi pengobat rindu saat Anda jauh darinya. Bahkan pelukan dapat melegakan suasana hati saat pasangan Anda sedang diliputi masalah. (nsa)
January 2, 2009
· Filed under Seks · Tagged jinak, ranjang, romantis
TAK selamanya kedua pasangan bisa merasakan indahnya “pertempuran” hingga maksimal di ranjang. Apa pasal?
Salah satu penyebabnya, pasangan tidak mengungkapkan setiap fantasi dan keinginannya selama di ranjang. Akibatnya, terjadilah perselisihan dengan pasangan.
Agar tercipta hubungan romantis dan penuh kehangatan, kini saatnya Anda mengubah kembali teknik bercinta yang selama ini terasa membosankan bagi pasangan. Menurut Cosmopolitan, untuk menikmati “pertempuran” hingga maksimal diperlukan strategi jitu, seperti:
5 menit sensasi kilat
Pesan khusus bagi para wanita, kini saatnya Anda berpikir kreatif. Biarkan Anda terlebih dahulu mengajak pasangan menikmati indahnya “pertempuran”. Ciptakan sensasi baru dengan beberapa gerakan tarian erotis tanpa mengenakan busana. Selanjutnya, Anda bisa menyentuh titik terpenting dari tubuhnya. Dada, misalnya.
30 menit “pertempuran” hebat
Kali ini giliran pria yang menjadi “master” di ranjang. Caranya, Anda bisa menciptakan “pertempuran” hebat selama 30 menit dengan berbagai posisi dan teknik menggoda. Contohnya, teknik doggy style. Alhasil, “pertempuran” Anda berdua pun menjadi lebih menggelora.
Ciptakan rangsangan memikat
Agar kaum hawa bisa mendominasi “pertempuran” yang tak terlupakan, Anda bisa memberikan rangsangan memikat. Caranya, bukalah busana pasangan secara perlahan-lahan dan mulailah aksi nakal Anda yang berbeda dari biasanya. Anda pun jangan menghentikan “permainan” sebelum pasangan mendapatkan puncak kenikmatan seksual.
Selamat mencoba… (tty)