Archive for June, 2008

Seks Instan, Pas Buat yang Sibuk

Kamis, 29 Mei 2008 | 10:12 WIB

KESIBUKAN pekerjaan bukan saja dapat menyita waktu, tapi juga kehidupan seksual Anda. Kalau ini yang terjadi, sesekali lakukanlah hubungan seks instan.

Seks merupakan tingkat kepuasan tertinggi dalam hubungan suami istri. Hal itu diyakini Dr Boyke Dian Nugraha, SpOG yang sangat menganjurkan variasi bercinta. “Jika seks dilakukan dengan cara yang itu-itu saja, sama saja dengan mengonsumsi makanan dengan lauk-pauk yang sama. Pasti membosankan dan akibatnya merugikan hubungan cinta kasih antarmereka,” katanya.

SPONTAN DAN SINGKAT

Seks instan cocok bagi pasangan sibuk karena sifatnya yang spontan tanpa persiapan, serta waktunya yang singkat, paling lama lima menit. “Namun, tak berarti kala senggang pun orang tak bisa melakukan seks instan. Untuk variasi bisa saja kan?”

Berhubung tanpa rencana, maklum saja kalau adegan percintaan dilakukan dengan pakaian lengkap, juga tidak disertai pemanasan ataupun foreplay. “Supaya tidak menimbulkan rasa sakit pada pasangan karena lubrikasi pada perempuan biasanya memerlukan waktu lama, maka tidak ada salahnya jika istri memakai gel pelicin sehingga hubungan seks bisa dinikmati dengan aman dan nyaman,” saran Boyke.

Lokasinya juga tak melulu harus di kamar tidur, tapi bisa di tempat lain, seperti dapur, kamar mandi, bahkan taman. Inilah yang kerap membuat deg-degan, khawatir aktivitasnya diketahui orang lain. “Namun, justru itulah keunikan dan keindahan seks instan. Ketergesa-gesaan dan sensasi yang ditimbulkan dari sebuah hubungan singkat bisa menjadi pengalaman indah.”

Hanya saja, dalam hubungan seperti ini biasanya hanya pihak suami yang mengalami orgasme, sementara istri perlu waktu cukup lama. “Maka harus ditekankan, kepuasan dalam hubungan seks instan adalah pada pengalaman indah yang dialami, bukan pada orgasme. Suami jadi lebih sayang pada istrinya. Istri pun merasa puas sudah memberikan pelayanan pada Suami.”

PENAMPILAN TIMBULKAN GAIRAH

Timbulnya keinginan untuk melakukan hubungan instan umumnya terjadi saat istri atau suami berpenampilan menarik dan menggairahkan. Saat melihat istri mengenakan baju pesta dengan bahu terbuka atau memakai kebaya yang memperlihatkan lekuk-lekuk tubuh, suami gampang dibuat bergairah. Sama halnya saat suami memakai pakaian olahraga, yang memperlihatkan dadanya yang bidang, gairah istri pun biasanya memuncak. Saat gairah datang, inilah waktu yang tepat untuk bercinta dalam ketergesaan.

Memang sih, bisa dibayangkan betapa repotnya merapikan kembali dandanan yang kusut setelah itu. Namun, repot sedikit tak apalah. Toh, manfaatnya sungguh luar biasa. Api cinta akan membara dan hubungan suami istri pun kembali menyala.

Bila pasangan menolak karena merasa belum siap, Boyke menyarankan, “Bujuklah dia dengan segenap rayuan. Puji penampilannya, seperti ‘Wah, pagi ini kamu cantik sekali.’ Demikian juga kepada suami. Lambat laun hatinya pun akan luluh.” Ia memberi garansi, jika pasangan sudah pernah melakukan seks ngebut sekali saja dan merasa terkesan biasanya dia tak akan menolak yang kedua kali.”

BUKAN SATU-SATUNYA

Meskipun meninggalkan kesan yang dalam, seks instan hanyalah satu dari sekian variasi hubungan seksual. Jangan menjadikannya sebagai satu-satunya model hubungan seks. “Karena jika seks instan ini terus dilakukan, bukan tidak mungkin pasangan dilanda perasaan bosan.”

Menurutnya, keseringan bercinta secara tergesa-gesa juga bisa membuat pria mengalami masalah ejakulasi dini. “Ingat, yang dimaksud ejakulasi dini jika pria hanya bisa melakukan hubungan seks tidak lebih dari 3 menit.”

Dengan kata lain, seks instan dan hubungan seks yang normal dan terencana pun sama pentingnya. Masing-masing saling menguatkan dan memperkaya kehidupan seksual suami istri. “Lakukan paling tidak satu kali dalam seminggu. Tua ataupun muda cocok saja melakukannya.”

Comments (1) »

4 Posisi Ideal Mencapai Orgasme

Masih ingat istilah yang berlaku di kalangan anak sekolah, “posisi menentukan prestasi?”, dalam hubungan seks ternyata berlaku istilah serupa, yakni, “posisi menentukan kepuasan”. Lalu posisi seperti apa saja yang bisa memacu seorang wanita untuk mencapai orgasme? Penulis buku Female Ejaculation and the G-Spot, Deborah Sundahl, menyarankan untuk mencoba empat posisi berikut:

Modifikasi posisi missionari
Anda mungkin sudah mencoba posisi standar missionari position sebelumnya. Sayangnya dengan posisi pria di atas ini kita akan lebih sulit mencapai orgasme, karena pada posisi ini pria yang memegang kendali.

Lakukan sedikit modifikasi dalam melakukan posisi ini. Berbaringlah terlentang dan letakkan kedua kaki di pundak pasangan. Dengan posisi ini, klitoris akan lebih mudah terstimulasi, hingga akhirnya mencapai orgasme. Selain itu si dia juga akan leluasa mengeksplorasi bagian G-Spot Anda, dan rasakan sendiri sensasinya.

Lidah dan Tangan, Yummy..
Banyak wanita yang mengaku lebih mudah mencapai orgasme lewat seks oral daripada lewat penetrasi. Tuntun si dia untuk “mendaya gunakan” lidahnya agar kepuasan seksual Anda tercapai.

Selain daerah klitoris, mintalah si dia untuk mengeksplorasi bagian-bagian di sekitarnya, seperti saluran uretha dan vagina dengan lidahnya. Lakukan perlahan, sehingga Anda bisa lebih rileks dan lebih lama merasakan sensasinya. Ketika Anda merasa sangat terangsang, minta si dia untuk memasukkan jarinya dengan lembut sambil menyentuh bagian G-Spot. Rangsangan-rangsangan tersebut akan membuat Anda siap merasakan orgasme.

Duduk dan berdiri
Jangan lupakan kontak mata dengan pasangan saat melakukan hubungan intim. Agar lebih leluasa menatap wajahnya, cobalah sesekali bercinta dengan posisi Anda duduk dan ia berdiri. Jika memungkinkan gunakan bangku tinggi atau duduk di bibir meja. Posisi ini sangat cocok untuk melakukan penetrasi dalam dan stimulasi yang intens pada bagian G-Spot. Selain kontak mata, Anda berdua juga lebih mudah untuk berkomunikasi.

Berdiri dari belakang
Posisi ini agak sedikit sama dengan posisi terkenal “doggy style”, yakni penetrasi dilakukan dari belakang. Namun jika posisinya diubah dengan berdiri, Anda akan merasakan sensasi yang lebih besar dari posisi doggy style. Gerakan pasangan akan mendorong langsung mengenai bagian G-Spot, dan stimulasi seperti itu yang sebenarnya Anda butuhkan.

Sedikit tips untuk posisi ini, sebelum penetrasi sebaiknya bagian G-Spot sudah dirangsang sebelumnya. Komunikasikan pada pasangan jika gerakannya terlalu pelan atau terlalu cepat. Si dia mungkin perlu mengetahui titik mana yang paling sentitif, jadi jangan tutup mulut Anda…

Comments (2) »

Kiat Seks ketika Gairah Turun

Jumat, 6 Juni 2008 | 14:42 WIB

SIAPA bilang mood pria tidak bisa turun saat sedang di atas tempat tidur? Hubungan seks melibatkan fisik dan emosi, jadi, apa pun yang mengganggu kedua hal itu –kerjaan kantor yang menumpuk, mertua yang senang meneror– pasti bisa membuat pria kehilangan mood-nya untuk berhubungan seks.

Tunggu dulu, bukan berarti Anda bisa lepas tangan. Bila seks sudah sangat mendesak bagi si Dia, Anda harus berusaha untuk tetap memuaskannya –seperti Anda selalu menuntut si Dia untuk memuaskan Anda. Berikut ini cara menyiasatinya.

Perut Anda Terlalu Kenyang
Ajak si Dia menonton film sebelum berhubungan seks. Saat film selesai, seharusnya makanan yang telah Anda telan sudah dicerna. Atau, cobalah minum obat pencahar agar Anda dapat membuang kelebihan beban. Jika perut Anda masih membengkak, gunakan vibrator sebagai pemanasan.

Anda Mabuk

Cobalah untuk jalan memutari blok rumah Anda sebanyak dua kali. Atau lakukan sedikit latihan seperti pushup, dan minumlah air putih yang banyak. Saat berhubungan seks, gunakan jari tangan atau vibrator unruk menstimulasinya. Fokuskan pikiran Anda pada wanita seksi agar Anda bisa cepat mencapai klimaks.

Anda Kurang Tidur Malam Sebelumnya
Kopi tidak akan membantu banyak, karena kafein justru dapat membuat ereksi berkurang, malah membuatnya lemas kembali. Jadi, minumlah air putih, karena air putih juga dapat membuat diri Anda terjaga. Lupakan pula penetrasi, dan cobalah melakukan seks quickie untuk mempersingkat waktu.

Anda Kelelahan Karena Aktivitas Fisik
Teguklah minuman berenergi untuk mendongkrak stamina Anda. Cari tahu, mana minuman berenergi yang memberikan dampak paling maksimal untuk tubuh Anda. Begitu Anda di atas tempat tidur, ucapkan sesuatu yang manja di telinganya, dan katakan kalau Anda dalam kekuasaannya. Biarkan Dia yang beraksi –women on top, oral seks– jadi Anda tak perlu repot-repot.

Leave a comment »

Waspadai Guncangan Payudara!

Gambar

Jakarta Pergerakan payudara saat wanita berakivitas rupanya sangat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh terutama bagian dada. Benarkah?

Berdasarkan pengamatan seorang ilmuwan olahraga, Dr Joanna Scurr dari University of Portsmouth’s Sport di Inggris terhadap 100 wanita yang berlari di treadmill, semakin cepat pergerakan payudara saat berlari, semakin besar pula kemungkinan wanita itu menderita nyeri pada bagian dada mereka. Demikian dikutip detikhot dari Telegraf, Rabu (4/6/2008).

Hal itu dilihat dengan sensor yang diarahkan pada payudara wanita-wanita tersebut saat mereka berlari dengan maksud untuk mengukur dan menghitung setiap pergerakan payudara. Jelas ditemukan penyebab rasa sakit karena kerusakan pada breast tissue atau lapisan kulit pada payudara karena kecepatan pergerakan payudara dan bukan seberapa banyak payudara itu bergerak.

Hasil penelitian ini memberikan pertimbangan kepada para produsen sports bra untuk lebih memperhatikan desainnya agar sesuai dengan kebutuhan wanita yang suka berolahraga. Setelah penelitian tersebut, sampai saat ini keberhasilan sports bra dalam menolong pencegahan rasa sakit bagian dada sudah mencapai 50% dari jumlah wanita-wanita dari penelitian tersebut.

Jadi kenakanlah sports bra untuk aktivitas olah tubuh Anda!
(yla/yla)

Comments (2) »

Pria Lebih Pilih yang Perawan?

Gambar

Jakarta Di zaman yang serba bebas ini, banyak orang yang tak lagi mempermasalahkan keperawanan. Tapi sejujurnya mana yang lebih disukai pria, perempuan perawan atau non perawan?

Sebuah penelitian dilakukan di Australia oleh majalah pria ternama FHM. Penelitian itu dilakukan kepada 57 ribu pria. Semua pria tersebut diminta untuk menyebutkan kriteria perempuan yang ingin mereka nikahi, termasuk mereka.

Dikutip detikhot dari smh.com, Senin (9/6/2008) ternyata 28 persen dari pria-pria dalam survei tadi mengungkapkan bahwa mereka ingin menikahi perempuan yang kesuciannya belum tersentuh alias perawan.

Namun jumlah pria yang tak mempersoalkan keperawanan ternyata lebih banyak. Hasil survei membuktikan bahwa 41 persen pria yang disurvei justru menginginkan wanita yang telah melakukan hubungan seks dengan 5 pria yang berbeda.

Yang tak kalah mengejutkan 5 persen dari pria-pria tersebut memilih wanita yang telah berganti pasangan seks 15 kali atau lebih. Mungkinkah masalah pengalaman jadi pertimbangan serunya melakukan hubungan seks?

Hmmm.. bagaimana dengan Anda? (detikhot)

Comments (1) »

Warna Celana Dalam Pengaruhi Hasrat Seksual

Foto: Corbis Okezone

ADA alasan mengapa para wanita selalu lapar mata ketika melihat model celana dalam yang menyajikan warna-warna indah. Konon, mereka ingin menyenangkan pasangannya kala bermain cinta. Betulkah?

“Memang betul kalau itu ditinjau secara naluri. Karena biasanya pasangan pria kurang berhasrat untuk berhubungan intim begitu melihat warna celana dalam istrinya berwarna gelap, seperti hitam. Berbeda jika warna celana dalamnya menyerupai warna kulit,” tutur Dr Handrawan Nadesul tertawa renyah, saat dihubungi okezone melalui telepon selulernya, Selasa (3/6/2008).

Namun rupanya tidak hanya wanita yang dituntut tampil gaya di tempat tidur. Para pria pun juga disarankan tampil menarik sebelum “bertempur” di kasur dengan sang istri.

“Saya memang belum pernah membaca buku yang mengupas secara langsung soal hubungan warna celana dalam dengan hasrat seksual. Namun, saya sering mendapat curahan hati (curhat) dari ibu-ibu yang selalu intens datang di acara seminar saya. Mereka ternyata kurang suka jika pasangannya memakai celana dalam jadul,” cerita Nadesul.

Dengan begitu, sambungnya, setiap pasangan memang harus memerhatikan kesenangan dari pasangan masing-masing. Jangan hanya karena ingin memuaskan nafsu pribadi, lantas tidak mau tahu dengan isi hati pasangannya.

“Ketika berhubungan intim memang yang menjadi target dari masing-masing pasangan adalah sama-sama puas. Makanya tidak hanya istri, tetapi suami pun harus benar-benar mempersiapkan segala hal yang dapat membantu proses ke arah itu,” jelasnya.

Menurutnya lagi, seorang istri juga harus tampil cantik dan menarik saat berhubungan seks. Tidak kemudian pakai daster dengan rambut acak-acakan. Seorang istri sebaiknya tampil cantik seperti hendak pergi ke tempat kerja.

“Nah, pria pun tak jauh berbeda. Mereka juga harus tampil menarik di hadapan istri dengan memakai parfum yang istri sukai atau dandan yang rapi. Biasanya pasangan wanita jadi suka dan lebih tergoda untuk bermain cinta,” pungkas penulis buku Sehat Calon Pengantin dan Keluarga Muda, Seputar Seks dan Jurus Sehat Tanpa Ongkos itu.

Comments (1) »

Terlanjur Ngeseks, Haruskah Kawin Lari?

Tanya:
Saya merasa sangat ceroboh. Dengan usia saya yang baru 17 tahun saya sudah tak perawan. Saya sudah melakukan hubungan intim dengan pacar. Akhirnya hubungan terlarang ini diketahui orang tua saya. Mereka meminta pacar saya bertanggung jawab dengan proses hukum. Tapi pacar saya maunya dengan cara kekeluargaan saja. Dia siap untuk menikahi saya. Sayang orang tua bersikeras, pacar pun mengajak saya kawin lari karena kita sudah saling sayang. Apa yang harus saya lakukan? Rhiby, 17 tahun

Jawab:
Dear Rhiby, pada prinsipnya hubungan Anda terjadi karena suka sama suka dan tidak ada pemaksaan dari pihak mana pun. Seharusnya Anda dan pasangan bisa meyakinkan orang tua masing-masing bahwa segala hal yang Anda lakukan adalah kekhilafan yang mungkin bisa diperbaiki dengan meresmikan hubungan Anda yaitu menikah.

Memang hal yang tak mudah untuk dijalani karena segala hal yang Anda lakukan seharusnya dijalani setelah menikah karena itulah ada ketidaksetujuan dari orang tua Anda. Sebaiknya Anda coba cari orang yang bisa menengahkan masalah tersebut, yang mungkin bisa dapat dipercaya oleh orang tua agar tidak membawa permasalahan tersebut ke proses hukum. Sebaiknya segeralah bertindak cepat agar permasalahan tersebut cepat selesai. Terima kasih(HOT)

Comments (5) »

Menciptakan Seks yang Sehat dan Nikmat

Foto: Corbis Okezone

Isu mengenai kenikmatan bersama dalam hubungan seksual kini hangat diperbincangkan di Indonesia. Tak dipungkiri, rutinitas pekerjaan yang dialami kaum perempuan atau lelaki di kota besar cukup mempengaruhi keintiman dalam sebuah hubungan seksual dengan pasangannya.

Mengenai hal itu, konsultan seks dan kesehatan Dr Ryan Thamrin membenarkannya. Menurut dia, kunci dari keberlangsungan hubungan seksual adalah memastikan hubungan tersebut senantiasa tepat, nikmat, dan sehat.

Dalam kondisi ini, pasangan sadar akan pentingnya waktu, suasana, dan mood yang tepat dalam membangun keintiman. Selain itu, lanjutnya, pasangan harus mengutamakan kenikmatan bersama. Di samping itu, kesetiaan pada pasangan merupakan hal yang harus diperhatikan bagi mereka yang ingin hidup sehat secara seksual.

“Penyebab ketidaksuksesan hubungan intim itu ada banyak faktor, di antaranya ketidakpuasan suami atau istri ketika berhubungan seks, persepsi yang tidak sama antara suami istri tentang hubungan seks, dan persepsi masyarakat yang masih mengira seks itu tabu,” kata Ryan saat ditemui okezone di Plaza Senayan, baru-baru ini.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Dr Ryan menyarankan kepada setiap pasangan untuk membangun komunikasi yang baik. Dengan berkomunikasi, setiap pasangan bisa melakukan segala macam gaya atau posisi hubungan seks dengan senang hati.

“Orang sering bilang seks itu learning by doing. Memang benar, karena masing-masing pasangan tidak tiba-tiba sudah canggih berhubungan seks dan tahu apa keinginan serta hasrat seksual dari pasangannya. Harus belajar dan belajar lagi,” pungkas dokter berwajah tampan ini. (jri)

Leave a comment »

Kondom Manjakani, Seks Lebih Hot

Jumat, 6 Juni 2008 | 19:26 WIB

KHASIAT buah Manjakani sebagai herbal yang dapat membantu elastisitas organ intim kewanitaaan sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Dengan pemanfaatan teknologi, khasiat Manjakani sekarang bukan saja dapat dirasakan oleh kaum Hawa, tetapi secara tidak langsung juga membantu kepuasan pria dan wanita saat behubungan intim.

Ya, faedah manjakani kini telah diaplikasikan dalam karet pengaman atau kondom yang dipakai pria saat berhubungan intim. Penggunaan ekstrak Manjakani dalam bentuk kondom pria ini memang sebuah terobosan baru. Selama ini, tanaman yang memiliki nama asli Mecca Manjakani hanya dipakai sebagai obat tradisional oleh orang Arab, Iran, Cina, India, dan Melayu.

Berkat teknologi, buah manjakani diambil ekstraknya kemudian diformulasikan dalam pelumas kondom. Dengan cara ini, ekstrak manjakani dapat diserap langsung oleh organ intim wanita saat berhubungan yang pada akhirnya diharapkan meningkatkan kepuasan dan keintiman.

“Dengan penggunaan kondom manjakani, kedua belah pihak diharapkan sama-sama memperoleh kepuasan saat berhubungan. Ekstrak manjakani tidak hanya dikenal dapat membantu mengencangkan otot vagina, mengurangi keputihan dan mengurangi cairan, namun juga dapat membantu vagina yang kering,” ungkap pakar herbal Prof. Dr. Hembing Wijayakusuma, di Jakarta, Jumat (6/6).

Menurut Hembing,  penggunaan manjakani di zaman dulu biasanya dihaluskan lalu disaring sebelum dioleskan di organ kewanitaan.  Ada pula yang meminum jamu manjakani untuk meningkatkan elastisitas otot area V. Namun begitu, lanjut Hembing,  manjakani tak bisa dipakai begitu saja, karena harus diformulasikan dulu, dicampur dengan herbal lain sesuai dengan tujuan pengobatannya.

Pada kondom manjakani, khasiat ekstraknya diperoleh dalam silicon lubricant yang akan terasa seperti serbuk atau scrub.  Menurut Hembing, ekstrak ini kaya akan zat tannin yang berkhasiat sebagai astringent (menyempitkan pori), mengurangi cairan berlebih dan mengencangkan dinding vagina dan menambah kerapatan.

“Ekstrak ini nantinya akan terasa seperti scrub yang merangsang vagina di awal-awal, namun tidak akan menimbulkan iritasi karena akan larut atau hilang dengan sendirinya,” ujar Prof Hembing.

Kondom Manjakani ini diproduksi oleh sebuah perusahaan Malaysia, dan  akan segera  dipasarkan secara luas  ke beberapa kota di Indonesia.

Comments (1) »

Haruskah Jujur Tak Lagi Perawan?

Tanya:
Dua bulan lagi saya akan menikah dengan tunangan saya. Ada hal yang belum saya beritahukan pada tunangan saya, yaitu bahwa saya sudah tidak virgin lagi. Saya tidak memberitahukannya karena saya takut dia marah dan meninggalkan saya. Yang ingin saya tanyakan, apakah pada saat malam pertama nanti, suami saya akan tahu kalau saya sudak tidak virgin lagi, walaupun saya hanya pernah sekali berhubungan seks dengan mantan saya dulu? Apakah benar pria akan tahu bahwa pasangannya sudah tidak virgin lagi pada saat berhubungan seks? Nanda, 23 tahun

Jawab:
Sebelumnya saya ucapkan selamat atas pertunangannya. Sebentar lagi Anda dan pasangan akan melanjutkan hidup ke jenjang pernikahan.
Hilangnya keperawanan secara umum ditandai dengan keluarnya darah pada saat pertama kali berhubungan. Darah yg timbul berasal dari robekan hymen (selaput dara) yang terletak pada mulut liang vagina. Selaput ini sifatnya kurang elastis dibandingkan dengan dinding vagina, sehingga saat pertama kali berhubungan akan mengalami robekan dan mengeluarkan darah.

Sebenarnya seorang laki-laki hanya akan mengetahui keperawanan pasangannya dari darah yang keluar saat pertama kali berhubungan. Namun perlu diingat bahwa tidak semua wanita mengalami robekan selaput dara saat pertama kali berhubungan, ada beberapa yang robek pada hubungan kedua, ketiga, dan seterusnya, bahkan ada juga yang tidak mengalami robekan selaput dara.

Tidak ada sensasi khusus pada laki-laki yang menjadi tanda bahwa pasangannya sudah pernah melakukan hubungan seksual. Namun perlu Anda ketahui bahwa kunci sukses dari sebuah pernikahan adalah adanya keterbukaan antar suami istri. Sehingga seandainya memang dia mencintai Anda maka dia akan menerima Anda dengan segala masa lalu Anda. Sehingga lebih baik jika Anda bersikap terbuka dengan pasangan Anda mengenai masa lalu Anda(HOT)

Leave a comment »